Panduan Lengkap Menghitung Cicilan KPR
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah fasilitas pinjaman jangka panjang yang diberikan oleh bank kepada debitur untuk membeli properti berupa rumah tapak (*landed house*), apartemen, atau ruko. Mengetahui rumus di balik suku bunga anuitas sangat penting agar Anda dapat mengantisipasi lonjakan cicilan ketika masa bunga promo berakhir.
Rumus Matematika Bunga Anuitas Efektif
Angsuran bulanan ($A$) dihitung menggunakan persamaan anuitas berikut:
- P: Plafon pokok pinjaman awal ($Harga Properti - Uang Muka$).
- i: Suku bunga bulanan (Suku bunga tahunan dibagi 12 bulan).
- n: Jumlah total bulan angsuran (Tenor dalam tahun × 12).
Pertanyaan Seputar KPR (FAQ)
Apa itu rasio DBR (Debt Burden Ratio)?
Bank menerapkan batas maksimal total seluruh cicilan hutang bulanan debitur (KPR, kartu kredit, cicilan kendaraan) maksimal 30% hingga 40% dari total penghasilan kotor atau bersih per bulan. Hal ini untuk memastikan keuangan debitur tetap aman dan tidak gagal bayar.
Kenapa cicilan KPR bisa melonjak drastis di tahun ke-4 atau ke-6?
Lonjakan tersebut terjadi karena masa bunga promo (*fixed rate*) telah berakhir dan berganti ke bunga *floating*. Bunga floating mengikuti pergerakan suku bunga perbankan komersial yang umumnya berada di rentang 10% hingga 13%, jauh lebih tinggi dari masa promo 4% hingga 6%.