RedTools Logo
🏠 Standar Bank Konvensional & Syariah (Anuitas Efektif)

Kalkulator Simulasi KPR & Bunga Anuitas

Hitung estimasi angsuran bulanan masa Fixed & Floating, tabel jadwal amortisasi pinjaman, serta proyeksi biaya notaris dan akad KPR.

1. Data Pinjaman Properti

%
Plafon Pinjaman KPR (Pokok Hutang): Rp 450.000.000

2. Masa Kredit (Tenor) & Suku Bunga Anuitas

%
%

Estimasi Angsuran Bulanan

Cicilan Masa Promo (Fixed) Rp 0 Bulan ke-1 s.d 36
Cicilan Masa Floating Rp 0 Sisa tenor berikutnya
Rekomendasi Penghasilan Minimal Rp 0 Maks 35% Debt Burden Ratio (DBR)
Total Pembayaran Pokok: Rp 0
Total Estimasi Bunga yang Dibayar: Rp 0

Estimasi Biaya Awal (Pra-Realisasi KPR)

Kisaran 5% - 8% Plafon + BPHTB
Pajak Pembeli (BPHTB 5%): Rp 0 (Harga - NPOPTKP 60-80 jt)
Provisi Bank (1% Plafon): Rp 0 Biaya persetujuan bank
Notaris, APHT & Asuransi: Rp 0 Estimasi ~2,5% Plafon
Total Dana Pertama Disiapkan: Rp 0 Termasuk Uang Muka (DP)

Tabel Amortisasi (Per Tahun)

Simulasi pergerakan sisa hutang pokok
Tahun Ke Bunga Angsuran / Bulan Porsi Pokok / Thn Porsi Bunga / Thn Sisa Pokok Pinjaman

Panduan Lengkap Menghitung Cicilan KPR

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah fasilitas pinjaman jangka panjang yang diberikan oleh bank kepada debitur untuk membeli properti berupa rumah tapak (*landed house*), apartemen, atau ruko. Mengetahui rumus di balik suku bunga anuitas sangat penting agar Anda dapat mengantisipasi lonjakan cicilan ketika masa bunga promo berakhir.

Rumus Matematika Bunga Anuitas Efektif

Angsuran bulanan ($A$) dihitung menggunakan persamaan anuitas berikut:

A = P × [ i / (1 - (1 + i)^-n) ]
  • P: Plafon pokok pinjaman awal ($Harga Properti - Uang Muka$).
  • i: Suku bunga bulanan (Suku bunga tahunan dibagi 12 bulan).
  • n: Jumlah total bulan angsuran (Tenor dalam tahun × 12).

Pertanyaan Seputar KPR (FAQ)

Apa itu rasio DBR (Debt Burden Ratio)?

Bank menerapkan batas maksimal total seluruh cicilan hutang bulanan debitur (KPR, kartu kredit, cicilan kendaraan) maksimal 30% hingga 40% dari total penghasilan kotor atau bersih per bulan. Hal ini untuk memastikan keuangan debitur tetap aman dan tidak gagal bayar.

Kenapa cicilan KPR bisa melonjak drastis di tahun ke-4 atau ke-6?

Lonjakan tersebut terjadi karena masa bunga promo (*fixed rate*) telah berakhir dan berganti ke bunga *floating*. Bunga floating mengikuti pergerakan suku bunga perbankan komersial yang umumnya berada di rentang 10% hingga 13%, jauh lebih tinggi dari masa promo 4% hingga 6%.